Text
Penginjilan Pribadi
KATA PENGANTARnTelah banyak diterbitkan buku-buku penginjilan. Sebagian besar buku-buku itu ditulis oleh hamba-hamba TUHAN dari Eropa dan Amerika.nDengan tidak mengurangi rasa hormat penulis atas kesetiaan dan ketekunan mereka di dalam pelayanannya, penulis ingin me nunjukkan bahwa buku-buku mereka, untuk zaman sekarang ini sudah kurang cocok untuk pelayanan di bumi Indonesia ini, karena mereka, di Eropa dan Amerika sangat jarang bertemu dengan orang orang yang telah mendengar dan mendapat ajaran dari Alquran dan Hadits.nMemang pemberitaan kasih Eloim di Indonesia zaman dahulu, dua abad yang lalu, dilakukan oleh hamba-hamba TUHAN dari Eropa dan Amerika itu. Pada zaman itu, mereka tidak berhadapan dengan orang-orang yang telah mendengar dan mendapat ajaran dari Alquran dan Hadits seperti pada zaman sekarang ini, tetapi mereka berhadapan dengan orang-orang yang mendapat ajaran dari Animisme, Dinamisme, dan Politisme. Di Indonesia, sebutan Yesua itu Tuhan" "Yesua itu anak Eloim" apalagi rumusan "Trinitas" dirasa sangat janggal oleh mereka yang sudah mendapat ajaran : "laa ilaaha illallah", tidak ada Tuhan selain Allah. "lam yalid walam yuulad" Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan. "lagod kafarolladziina qalu innallaha tsalitsu tsalats" kafirlah orang yang mengatakan Allah itu yang ketiga dari yang tiga. Harapan penulis, buku ini dapat membantu setiap anak-anak Tuhan yang terbeban untuk menyampaikan berita keselamatan. Tuhan memberkati kita semua,"
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain